Hidup dalam Rasa Tenang
Mazmur
62:2
Hanya
dekat Allah saja aku tenang, dari pada-Nyalah keselamatanku.
Setiap manusia membutuhkan rasa tenang. Situasi yang selalu
berubah dan penuh ketidakpastian seringkali membuat kita merasa takut, bingung
harus berbuat apa, dan mengalami yang namanya kecemasan. Semakin kita cemas, maka
semakin kita tidak bisa melakukan apa-apa karena pikiran kita dipenuhi hal-hal
yang kita ingin lakukan tapi tidak berani dilakukan karena berbagai alasan. Oleh karena itu, kita butuh ketenangan karena
rasa tenang membuat manusia bisa berpikir jernih.
Apa yang membuat manusia merasa tidak tenang ? Alasan
paling utama manusia merasa tidak tenang adalah dosa. Dosa yang dilakukan
membuat hubungan dengan Tuhan menjadi renggang. Karena biasanya habis melakukan
dosa pasti akan timbul rasa bersalah dalam diri kita yang membuat takut untuk
datang menghadap Tuhan dan akhirnya membuat kita menjauh dari Tuhan. Ini adalah
salah satu cara iblis untuk menjatuhkan anak-anak Tuhan, yaitu dengan mengintimidasi
manusia dengan perasaan tidak layak. Yang kedua yaitu kurang bersyukur. Tidak
pernah merasa cukup membuat manusia selalu memikirkan bagaimana caranya untuk
memenuhi standar hidup sesuai yang ia atau orang lain inginkan. Ketika melihat
kehidupan orang lain yang menurutnya lebih baik, maka akan timbul perasaan iri,
perasaan ingin mempunyai kehidupan yang sama dengan orang lain sehingga tidak
bisa menikmati apa yang ada. Padahal Tuhan sudah menyiapkan segala sesuatunya
sesuai dengan apa yang kita butuhkan dan apa yang terbaik buat kita. Alasan
manusia merasa tidak tenang yang selanjutnya yaitu berharap pada manusia.
Manusia seringkali merasa cemas karena menggantungkan hidupnya pada orang lain yang
tentu saja tidak bisa memberikan kepastian, hanya Tuhan yang dapat memberi
kepastian dalam hidup kita.
Hidup dalam ketidaktenangan akan membuat pikiran kita
kacau, penuh kuatir, cemas, panik, dan lain-lain. Hal-hal ini adalah yang
disukai iblis karena orang yang tidak tenang akan sulit berdoa dan sulit fokus pada
Tuhan. 1 Petrus 4:7b mengatakan Karena
itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa. Kita
harus tahu satu-satunya sumber ketenangan adalah Allah. Seperti yang terdapat
dalam Mazmur 62:2 Hanya dekat Allah saja
aku tenang, dari pada-Nyalah keselamatanku.
Kunci mengalami ketenangan adalah dekat dengan Tuhan,
penyerahan diri secara utuh kepada Tuhan, dan hidup dalam kebenaran-Nya. Miliki
hubungan yang karib, jangan meninggalkan jam-jam doa dan ibadah. Hadirat Allah
akan membuat kita merasa tenang. Masalah boleh datang, tapi Tuhan tidak akan
meninggalkan kita. Ibrani 13:5b Karena
Allah telah berfirman: "Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan
Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.” Jadi tidak ada yang perlu
kita kuatirkan karena Dia adalah Allah yang akan selalu menyertai hidup kita
dan memberi keselamatan bagi kita.
Comments
Post a Comment